Agen Bola – Fakta Unik yang Terjadi di Piala Dunia Malam Tadi

25/06/2014,  Bola

2113245

Jakarta – Sejumlah rekor dan fakta unik tercipta sepanjang laga Piala Dunia 2014 yang digelar mulai Selasa malam (24/6/14) WIB hingga Rabu dini hari (54/6/14) WIB. Berikut ini diantaranya.

Dua laga digelar secara serempak di Grup C antara Yunani melawan Pantai Gading yang berakhir dengan skor 2-1 dan Kolombia melawan Jepang, yang berakhir dengan kemenangan telak Kolombia 4-1.

Dari Yunani, gol pertama yang dicetak Andreas Samaris merupakan gol pertama Yunani dalam 331 menit di Piala Dunia. Gol sebelumnya tercipta pada 17 Juni 2010 lawan Nigeria.

Masih dari Yunani, pencetak gol kedua Giorgios Samaras mencetak gol pertamanya lewat shot on target pertamanya. Tidak hanya itu, Samaras baru bisa menciptakan shot on target setelah bermain lebih dari 270 menit.

Sementara itu, Kolombia hanya mendapat empat shot on target ke gawang Jepang namun seluruhnya berbuah gol.

Bagi Kolombia, kemenangan atas Jepang merupakan kemenangan ketiga mereka di Piala Dunia 2014. Ini juga menjadi rekor tersendiri. Sebelumnya, mereka tak pernah meraih kemenangan sebanyak ini dalam satu edisi Piala Dunia.

Faktanya, dalam empat kali keikutsertaan di Piala Dunia sebelumnya, Kolombia hanya mampu meraih empat kemenangan.

Di Grup D, dua laga juga digelar secara beruntun. Yakni antara Kosta Rika melawan Inggris, yang berakhir dengan skor imbang tanpa gol, serta Italia melawan Uruguay, yang berakhir dengan kemenangan Uruguay 1-0.

Dari Grup D, Kosta Rika menjadi satu-satunya peserta yang tak pernah menjuarai Piala Dunia. Menariknya, tim ini justru memuncaki klasemen, diikuti Uruguay, yang telah meraih dua gelar juara dunia. Peraih gelar terbanyak di grup ini, Italia dengan empat gelar, justru tersingkir bersama Inggris, yang punya satu trofi Piala Dunia.

Bagi Italia, ini adalah yang kedua kalinya secara beruntun mereka gagal lolos ke fase 16 besar. Selain itu, Italia tak pernah menang pada laga kedua di tiga edisi Piala Dunia terakhir.

Inggris juga mencatatkan fakta yang tak kalah menarik. Gelandang veteran, Frank Lampard, boleh saja menjadi salah satu gelandang tersubur di Liga Primer Inggris. Di Piala Dunia lain cerita. Gelandang berusia 36 tahun itu telah melepaskan 40 tembakan di tiga edisi Piala Dunia yang diikutinya namun tak satupun yang berbuah gol.

Secara keseluruhan hingga berakhirnya laga di Grup C dan D, Rabu pagi tadi, ada 24 gol yang diciptakan oleh pemain pengganti. Jumlah ini adalah yang terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Rekor sebelumnya dengan 23 gol tercatat pada Piala Dunia 2006.

Kemenangan Uruguay atas Italia merupakan kemenangan keenam tim-tim dari Amerika Selatan atas tim-tim Eropa dari total delapan pertemuan tim Amerika Selatan dengan tim Eropa di Piala Dunia 2014 ini.